Contoh Reaksi Kesetimbangan Kimia dalam Kehidupan Sehari-Hari

KOMPAS.com - Kesetimbangan kimia adalah kondisi dimana suatu reatan dan produk dalam suatu reaksi memiliki jumlah mol yang sama. Lalu apasajakah contoh reaksi kesetimbangan kimia dalam kehidupan sehari-hari? Untuk mengetahuinya, marilah kita simak penjelasan berikut ini!

Soal dan Pembahasan

Berikan contoh reaksi kesetimbangan kimia dalam kehidupan sehari-hari!

Jawaban:

Dilansir dari ThoughtCo. Pada tahun 1803, Claude Louis Berthollet melihat bahwa kelebihan garam di danau mendorong pembentukan natrium karbonat dan kalsium klorida, yang kemudian kembali lagi menjadi natrium klorida dan kalsium karbonat.

Reaksi inilah yang merevolusi ilmu kimia bahwa tidak semua reaksi berjalan satu arah, namun ada juga reaksi bolak-balik dengan kesetimbangan yang dapat bergeser.

Pembuatan ammonia menggunakan prinsip kesetimbangan kimia.

Secara alami embuatan ammonia sangatlam lama dan ditak efisien, penggunaan katalis dan suhu yang tinggi memungkinkan ammonia diproduksi secara cepat dan banyak, proses ini disebut dengan proses Haber-Bosch

Pembuatan asam sulfat menggunakan katalis vanadium untuk mempercepat laju reaksi dan membentuk asam sulfat yang pekat, proses ini disebut dengan proses kontak.

Metanol adalah zat kimia yang banyak digunakan sebagai bahan pendingin anti beku dan bahan bakar. Pembuatan methanol menggunakan prinsip kesetimbangan kimia dengan mempertahankan suhu, takanan, dan katalis agar methanol dapat terbentuk secara efisien.

 

Reaksi pengikatan oksigen dalam darah makhluk hidup oleh hemoglobin (Hb) adalah reaksi kesetimbangan dinamin yang reversible.

Hemoglobin dapat mengikat oksigen dan dapat melepaskannya kembali. Reaksi pengikatan oksigen dalam darah inipun dapat mengalami pergeseran kesetimbangan jika berada tekanan yang berbeda.

Selain oksigen, hemoglobin juga dapat mengikat karbon monoksida (CO) dalam darah dengan ikatan yang jauh lebih kuat.

Hemoglobin mengikat CO lebih kuat dibandingkan saat mengikat O, sehingga tetapan kesetimbangan reaksi pengikatan karbon monoksida dalam darah lebih tinggi daripada saat mengikat oksigen.

Karena hemoglobin mengikat CO lebih kuat, terlalu banyak menghirup CO akan membahayakan tubuh karena darah akan terisi penuh CO dan tubuh kekurangan oksigen.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.